Prolog


“Menulislah, maka dunia tahu kau pernah ada. Jiwamu mungkin fana, namun karyamu abadi.”


Sejak kecil saya suka membaca dan menulis cerita fiksi. Saya tumbuh bersama karakter yang diciptakan Lewis Carroll, Roald Dahl, Charles Dickens, dan Christian Andersen. Saya juga tumbuh bersama karakter yang saya ciptakan sendiri: Freya.

Hari ini saya memutuskan untuk menulis dan mengunggahnya di blog ini. Saya percaya bahwa sebaik apapun kenangan yang dibuat manusia, pada akhirnya ketika ia mati, kenangan itu akan mati bersamanya. Ia akan dikubur, orang – orang menghadiri pemakamannya dan menangis, tetapi setelah itu ia membusuk dan orang – orang mulai melanjutkan hidup; melupakannya. Namun tidak untuk karyanya.

Sebagaimana saya percaya bahwa tulisan adalah bukti eksistensi manusia yang paling nyata, maka ia tak layak untuk dibungkam. Ada dunia yang ingin saya bagikan, sebuah dunia yang tak mengenal makam. Dan entah bagaimana saya dikenang nanti. Setidaknya, tulisan disini membuktikan bahwa saya pernah ada.

P.s. Saya tidak pandai merangkai aksara, tetapi saya akan mencoba agar tulisan disini layak untuk dibaca. Terima kasih 🙂

picture3